Minggu, 15 Mei 2011

artikel bahasa _ Sertifikasi Guru Dikeluhkan

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksanaan sertifikasi guru terus dikeluhkan karena tak juga berlangsung secara profesional. Selain penetapan kuota guru yang bermasalah, pembayaran tunjang sertifikasi guru juga tidak menentu dan selalu terlambat.
Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo di Jakarta, Minggu (8/5/2011) mengatakan banyak keluhan dari daerah bahwa penetapan guru yang diajukan untuk ikut sertifikasi tidak transparan. "Guru yang sudah dekat pensiun tidak kunjung disertifikasi. Ini kan merugikan guru," kata Sulistiyo.
Pada tahun ini, kuota sertifikasi tersedia untuk 300.000 guru. Ada perubahan kebijakan pemerintah yang mengutamakan sertifikasi dengan pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG) daripada penilaian portofolio.

Hingga Minggu, sesuai batas waktu penetapan, baru 265.000 guru yang terdaftar ikut sertifikasi tahun ini. "Saya dapat laporan banyak guru yang seharusnya berhak, justru tidak ditetapkan. Dengan adanya Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan atau NUPTK online bisa dilihat mana guru yang berhak dan belum. Sehingga harus diverifikasi betul jangan sampai merugikan guru," kata Sulistyo.
Keluhan soal pembayaran tunjangan sertifikasi guru yang sudah lulus sertifikasi juga terus mencuat. Hingga Mei ini, para guru yang berhak belum menerima tunjangan yang besarnya satu kali gaji pokok guru PNS. "Yang tahun lalu saja banyak yang tidak menerima utuh 12 bulan. Ada yang cuma sembilan bulan," kata Sulistyo.
PGRI, tambah Sulistyo, menyampaikan usul ke pemerintah supaya pembayaran tunjangan profesi per bulan. Dengan demikian, guru dapat membuat perencanaan penggunaannya untuk pengembangan profesi dan perbaikan kinerja.
Abdul Mukti, Ketua PGRI Kota Tegal, mengatakan jatah kuota guru yang disertifikasi 375 orang. Tetapi ada 50 guru yang sudah memenuhi syarat justru dicoret lembaga penjaminan mutu pendidikan di daerah tersebut.

"Tidak jelas kenapa guru yang diajukan tidak ditetapkan. Padahal dari proses penetapan dinas pendidikan yang bekerjasama dengan PGRI, yang dipilih memang guru-guru yang mestinya prioritas," ujar Abdul.
Penetapan dengan menyusun peringkat para guru di daerah. Yang dilihat adalah masa kerja, usia dan golongan.
Mulyono, Ketua PGRI Rembang, mengatakan jatah kuota tahun ini untuk 678 guru. Namun, 17 guru yang sudah ditetapkan layak ditolak lembaga penjamin mutu pendidikan. Anehnya, keterangan penolakan justru merugikan guru.
Ada yang dikatakan seharusnya masuk kuota sertifikasi tahun sebelumnya. "Tapi, para guru tidak merasa pernah diminta ikut sertifikasi tahun sebelumnya. Kasihan guru ini, mereka dirugikan," katanya.
Adapun soal pembayaran tunjangan profesi guru, hingga sekarang belum diterima guru. Mereka selalu berada dalam ketidakpastian jika terkait pemberian tunjangan profesi guru yang menjadi hak mereka.

DATA PUBLIKASI
Judul : Sertifikasi Guru Dikeluhkan
Penulis : Ester Lince Napitupulu
Penerbit : Kompas
Sumber : Kompas [http://edukasi.kompas.com/read/2011/05/08/18105517/Sertifikasi.Guru.Dikeluhkan.
Tanggal terbit : Minggu, 8 Mei 2011

RINGKASAN
Pelaksanaan sertifikasi guru terus dikeluhkan karena tak juga berlangsung secara profesional. Selain penetapan kuota guru yang bermasalah, pembayaran tunjang sertifikasi guru juga tidak menentu dan selalu terlambat. Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo di Jakarta, Minggu (8/5/2011) mengatakan Pada tahun ini, kuota sertifikasi tersedia untuk 300.000 guru. Ada perubahan kebijakan pemerintah yang mengutamakan sertifikasi dengan pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG) daripada penilaian portofolio. Hingga Minggu, sesuai batas waktu penetapan, baru 265.000 guru yang terdaftar ikut sertifikasi tahun ini. "Saya dapat laporan banyak guru yang seharusnya berhak, justru tidak ditetapkan. Dengan adanya Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan atau NUPTK online bisa dilihat mana guru yang berhak dan belum. Sehingga harus diverifikasi betul jangan sampai merugikan guru," kata Sulistyo.

Keluhan soal pembayaran tunjangan sertifikasi guru yang sudah lulus sertifikasi juga terus mencuat. Hingga Mei ini, para guru yang berhak belum menerima tunjangan yang besarnya satu kali gaji pokok guru PNS. "Yang tahun lalu saja banyak yang tidak menerima utuh 12 bulan. Ada yang cuma sembilan bulan," kata Sulistyo. Ssoal pembayaran tunjangan profesi guru, hingga sekarang belum diterima guru. Mereka selalu berada dalam ketidakpastian jika terkait pemberian tunjangan profesi guru yang menjadi hak mereka. Normalnya penetapan dengan menyusun peringkat para guru di daerah. Yang dilihat adalah masa kerja, usia dan golongan.



Tanggapan
Sikap pemerintah saat ini sudah cukup baik dalam meperhatikan kesejahteraan guru dengan adanya sistem sertifikasi ini. Meskipun disisi lain masih banyak juga guru honorer yang belum di perhatikan kesejahteraannya. Namun sayangnya selalu terdapat celah untuk oknum-oknum tertentu mengambil keuntungan dalam sistem ini. Hal ini mungkin karena lemahnya pengawasan pemerintah terhadap kegiatan ini. Kedepannya mungkin pemerintah dapat lebih memberikan pengawasan terhadap hal ini, atau memberikan perbaikan terhadap sistem ini.
Dan dari segi penulisan artikel ini, penulis sudah cukup baik dalam pemilihan narasumber, yaitu KetuaPGRI yang mungkin sudah pernah merasakan pahit/manisnya memperoleh sertifikasi, selain itu dalam pendataan juga cukup lengkap. Namun menurut saya penulis dalam hal ini kurang memberikan opininya sendiri mengenai hal tersebut, dan kurang juga membahas mengenai sisi gelap dalam sistem sertifikasi ini.


Selengkapnya...

Senin, 04 April 2011

Kerangka Penulisan Ilmiah “Pembuatan Web Tempat Kursus”

1.Bagian Awal
Bagian Awal, terdiri atas :

  • Halaman Judul
Pembuatan Web Lembaga Pendidikan Komputer Swadata
  • Lembar Pengesahan
Dituliskan Judul PI, Nama, NPM, NIRM, Tanggal Sidang, Tanggal Lulus, dan tanda tangan pembimbing, koordinator PI, serta Ketua Jurusan.
  • Abstraksi
Berisi ringkasan dari penulisan. Maksimal 1 halaman.
  • Kata Pengantar
Berisi ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang ikut berperan dalam pelaksanaan penelitian dan penulisan ilmiah (a.l. Rektor, Dekan, Ketua Jurusan, Pembimbing, Perusahaan, dll ).
  • Daftar Isi
  • Daftar Gambar
Berisi gambar-gambar yang ada di dalam laporan penulisan kita.
Daftar Lampiran
Berisi lampiran-lampiran yang turut kita sertakan dalam penulisan.

2.Pendahuluan
Pendahuluan menguraikan pokok persoalan. Terdiri dari :
  • Latar Belakang Masalah
Menguraikan mengapa penulis sampai kepada pemilihan topik pembuatan web tempat kursus.
  • Masalah dan Pembatasan Masalah
Memberikan batasan yang jelas bagian mana dari web tersebut yang dikaji dan bagian mana yang tidak.
  • Tujuan Penulisan
Menggambarkan hasil-hasil yang diharapkan dari pembuatan web ini.
  • Metode Penelitian
Menjelaskan cara pelaksanaan kegiatan penelitian, mencakup cara pengumpulan data, alat yang digunakan dan cara analisa data.
Jenis-Jenis Metode Penelitian :
a.Studi Pustaka : Semua bahan diperoleh dari buku-buku dan/atau jurnal.
b.Studi Lapangan : Data diambil langsung di lokasi tempat kursus tersebut.
  • Sistematika Penulisan
Memberikan gambaran umum dari bab ke bab isi dari Penulisan Ilmiah.

3.Landasan Teori
Menguraikan teori-teori yang menunjang penulisan / penelitian, yang bisa diperkuat dengan menunjukkan hasil penelitian sebelumnya.

4.Gambaran Umum Perusahaan atau Badan Terkait
Menguraikan secara singkat profil Lembaga Pendidikan Komputer Swadata.

5.Hasil Penelitian dan Analisa
  • Hasil Penelitian (Analisa Perusahaan)
Menguraikan hasil penelitian yang mencakup semua aspek yang terkait dengan penelitian.
  • Analisa dan Pembahasan
Membahas tentang keterkaitan antar faktor-faktor dari data yang diperoleh dari masalah yang diajukan kemudian menyelesaikan masalah tersebut dengan metode yang diajukan dan menganalisa proses dan hasil penyelesaian masalah.

6.Bab ini bisa terdiri dari Kesimpulan dan Saran.
  • Kesimpulan
Berisi jawaban dari masalah yang diajukan penulis, yang diperoleh dari penelitian.
  • Saran
Ditujukan kepada pihak-pihak terkait, sehubungan dengan hasil penelitian.

7.Bagian Akhir
  • Daftar Pustaka
Berisi daftar referensi (buku, jurnal, majalah, dll), yang digunakan dalam penulisan.
  • •Daftar Simbol
Berisi deretan simbol-simbol yang digunakan di dalam penulisan, lengkap dengan keterangannya.
  • Lampiran
Penjelasan tambahan, dapat berupa uraian, program, gambar, perhitungan-perhitungan, grafik, atau tabel, yang merupakan penjelasan rinci dari apa yang disajikan di bagian-bagian terkait sebelumnya.
Selengkapnya...

Kamis, 04 November 2010

Cinlok Internet|softskill|

Eh, Ka…. Gue ada kabar-kabari, New Insert ……” Rere yang pagi itu lagi nayarap (nayarapan pagi)sambil buka majalah.“ Kabar new apaan sih,Re? Ika sang sohib imut and gokil itu dengan sambil membuat minuman serial lalumendekati temannya yang baik hati itu.“ Kamu tahu Ka ? Gue dapet gebetan cowok, orangnya lucu, sekarang lagi tinggal di S`pore. Pasti dia takjir abis yo, Ka.”“ Mang dapat dari mana Re?”“ Godain mang-mang yang lewat perempatan ya?” Tanya Ika.“ Ih …. Norak, enggak keren la yaaa….. pikiran yang nggak brilliant.”“ Trus dapat dari manadong ?”“ Internet lah …. Gue tudah sehati en seia sekata. Gile bener deh. Kalau chatting panggilannya udah pake honey-honey-an lagi. Emang labah??”“ Masak nyari lewat internet yang keren dikit dong! Misalnya aja lewat biro jodoh, ghost buster…”usul Ika nggak manis.“ Yah hari gini nggak manfaatin teknologi, lagi pula kalo kita kenalan lewat internet, biasanya orangitu intelek, kalo orang biasa, nggak mungkin bela-belain main chatting tiap hari kayak dia ….. siapa tau dia lagi ada bisnis besar, kebayang nggak sih,muda kaya raya dan berpotensi gitu?”“ Nah-nah keluar matrenyakan??” Ikalangsung ngingetin.Si Rere gaul tersipu.“ Alah, re ngaku aja elohanya nyari temen kencan buat ultah loe, biar nggak sorangan kan? Biar gaya kalo bisa ultah bersama doi baru, iyato?”“ Kamu kok tahu perasaan gue sih, Ka? Iya sih gue lagi nyari yayang baru …”“ Namanya siapa?”“ Nggak tahu, tapi diinternet dia punya nama keren Rivai. Aduh , kebayang nggak sih gimana tampang dia…..”“ Elo udah pernahketemu?!”“ Belum, tapi udah tiga minggu ini kami chatting ria bareng. Dan nggak tahu kenapa hati gue selaluberdebar-debar tiap mo chatting bersamanya…..” Rere memegang jantungnya yang berdebar-debar.“ Jangan kege-eran duludong non, elo kanbelum pernah ketemu ma si Rivai. Siapa tahu udah kakek-kakek, bisa ajakan diinternet berbohong. Elokan nggak dengar suaranya langsung….”“ Oh kali ini insting gue bener deh…. Buktinya setiap kali chatting hati gue deg-degan terus!”“ Yah deg-degan dijadi kanukuran. Coba deh elo fikir lagi!”Kali ini Rere diam kelihatan masih mikir, tak lama kemudian dia beranjak dari tempat makanya.“ No coment ni yeee…!!”“ Ah… udah, capek debatama elo, hari ini gue mo ke kampus. Elo dirumahkan? Kalo gitu anggap aja rumah sendiri….”“ Asik ….. makan siang gratis nih!”“ Bukan itu maksudnya…..Anggap aja rumah sendiri, artinya elo juga bertanggung jawab ngebersihin rumahini, ngepel, nyapu, masak air, nyupir (nyuci piring)….”Ika melotot kaget.Sebelum dia ngejawab Rere udah ngacir pergi.“ Hoiii…. Gue juga ada kuliah nih!!!” teriak Ika yang ngejar Rere sampe depan rumah.“ Ntar temuin gue dikampus okey…” sambung Ika lagi.“ Yo…. Gampang! Lihat aja nanti…”“ Kalo gitu nitip salam buat Rivai cornet (cowok internet)….” Kali ini teriakan Ika, hanya dijawab ama suara mesin mobil yang sengaja dikencangkan ma Rere.“Hi….hi……hi…. emang enakdi cuekin….??”Siang itu anak-anak kampus UPD Kediri telah memenuhi jalan raya bergerombol keluar dari pintu gerbang. Rere kebingungan mencari Ika sahabat kentalnya.“ Hey girls tunggu!”seruan itu datang dari mulut Ika, Rere memutar arah pandangannya. Ika menghampiri sambilmenarik tangan Rere. Mereka pun pergi ke cafĂ© yang jaraknya tidak jauh darikampus. Sambil memesan makan siang mereka berbincang-bincang, ketawa ketiwi,main jitak-jitakan, ih asik banget deh ngeliatnya.“ Oh ya, Ka. Kita taruhan yuk….”“ Ih, re gimana sih! Judiitu dosa! Apa algi main gaplek, sambung ayam, de el el. Nggak mau!”“ Kaaaa…., jangan bolot dong, elo ngapain sih? Belom selesai ngomong udah mencak-mencak nggak karuan….Siapa yang ngajak judi?”Ika meringis“ Gini Ka. Saat ini kan kita lagi kosong,nggak ada cowok satu sama laen. Gimana kalo kita taruhan, siapa yang ngedapetin cowok paling oke, itu yang menang! Gimana?”“ Trus si Rivai cornet elo kemanain….” Ika bertanya sambil cekikikan.“ Itu mah lupakan ajalagi, mau nggak?” Ika pura-pura mikir. Padahal hati kecilnya bersorak gembira.“ Gimana ya?”“Ayolah, ini pasti seru….Cuman cari cowok paling oke yang sempurna gitu….”“ Emang batasan sempurna kayak apa hayo?”“ Yang kayak disenetron-senetron ato cerpen-cerpen itu loh. Paling nggak doi harus cakep, kaya raya, puinter habis, buaek banget….”“ Cakep nggak kan relative, Re. susah dapet patokannya. Bisa aja bagi gue cowok terkeren di dunia itu Shorul Khan,sedang bagi elo cowok terkeren adalah Pak Tukul ato Mas mandrake iyo kan?” Komentar Ika bijak.“ Iya sih, cuman kita kan bisa bikin criteria lagi, cakep tu paling nggak bodinya seksi, tampangnya cute,mukanya bersih….. “ Jelas Rere lagi.“ Gimana…………”“ Hmm… boleh juga nih,tapi Re, kalo aja tu cowok yang jadi ajang taruhan kita ternyata demen ma kita gimana dong?”“ Ya jadiin pacar ……..”“ Beneran!!”“ Mangkanya gaul. Cari yang bertitel………..”“Oke…. Oke siapa takut gitu lho………..?” tantang Ika gaya.“ Kita punya waktu satu bulan untuk pedekate sekaligus ngedapetin …………..”“ Oke, oke. Kira-kira kapan kita bisa mulai ?”“ Now!”“ Wow, now ?! not tomorrow?”“ Next year. G, ya….. iyalah…………now!” Jelas Rere senyum. Kadang bicara Ika oke banget deh. Sok pake bahas Inggris lagi.“ Eh…… cari cowoknyadimana ya re?”“ Terserah dimanaaja……….. di kulkas boleh, di kolong meja boleh, di almari juga boleh………”“ Ih, Ika gitu deh kalo udah sebel. Gue kan nanya bener-bener…………”“ Abis pertanyaan elo norak sih. Kayak nggak pernah gaul aja, elo kan bisa pergi lihat internet,hunting gitu. Pura-pura gaul kek……………..”“ Iya juga ya…….”“ Oke deh deal!” lalu keduanya langsung toast bareng. Dan yang pasti setelah itu sejak detik itu Reren Ika Nampak semangat banget merawat diri demi memenangkan taruhan itu. Untuk mendapatkan belahan jiwa!Pokoknya lucu banget apa yang dilakukan berdua. Ada yang rajin minum jamu galian singset sampai galian tablet biar bodinya kian aduhai. Tak itu aja ada yang minum berbagai macam jus,baik jus nanas, tomat, alpukat, wortel, semuanya disambet.Hingga Rere dan Ika sepakat bila salah satu dari mereka bagi siapa aja yang menang musti di traktirsepuas-puasnya. Kalo perlu makannya di hotel bintang lima belas ………….. Selengkapnya...

Pidato|softskill| bahasa baku

Assalamualaikum wr wb, Bapak/ ibu guru beserta rekan-rekan yang saya hormati, pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada tuhan yang maha esa yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua sehingga kita dapat berkumpul ditempat ini, saya ucapkan banyak terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan sebuah pidato yang berjudul “Pengaruh Internet Terhadap Remaja”.

Sebelum saya memulai berpidato saya ingin menyampaikan batasan masalah yang akan saya sampaikan didalam pidato hari ini, yakni diantaranya ; pengaruh internet terhadap remaja dilihat dari segi positif dan dari segi negative.

Internet, kata yang tidak asing di telinga setiap orang, terutama para remaja yang senantiasa bergaul dengan mewahnya dunia yang bertekhnologi, mewah, dan praktis, Internet bisa didapatkan dimanapun kita berada, dengan bermodalkan telepon selular yang memiliki koneksi internet, internet dapat diakses dengan mudahnya melalui HP dimanapun kita berada, atau jika tidak, disetiap sudut kota pasti terdapat sebuah Warung yang menjual jasa internet atau yang biasa disebut dengan “Warnet”, Dunia Informasi Tanpa Batas, begitulah orang-orang menyebutnya, saya sendiri tidak begitu yakin tapi apa boleh dikata memang begitu keadaannya, dengan adanya Internet, Akses atau jalan terhadap penyampaian Informasi-informasi yang ada didunia ini dapat diambil dengan mudahnya seraya membalikkan tangan atau mengejapkan mata.

Banyak Ilmu pengetahuan yang begitu melimpah disana, informasi mengenai apapun dapat kita temukan di jagat internet ini, lalu apa hubungannya dengan Siswa? Tentu saja sangat erat hubungannya dengan siswa karena siswa tidak luput dengan yang namanya informasi dan ilmu pengetahuan, internet ini adalah media yang paling efektif dan mudah untuk didapatkan dan diakses oleh siapa saja dimanapun, walaupun tak dapat dipungkiri bahwa karena adanya kebebasan ini dapat terjadi pula penyalah gunaan fasilitas internet sebagai sarana untuk Kriminalitas atau Asusila, siswa yang baru mengenal internet biasanya menggunakan fasilitas ini untuk mencari hal yang aneh-aneh? Seperti gambar-gambar yang tidak senonoh, atau video-video aneh yang bersifat “asusila” lainnya yang dapat mempengaruhi jiwa dan kepribadian dari siswa itu sendiri, sehingga siswa terpengaruh dan mengganggu konsentrasinya terhadap proses pembelajaran disekolah.

Namun demikian tidak semua siswa melakukan hal yang demikian, hanya segelintir siswa-siswa yang usil saja yang dapat melakukannya karena kurang memiliki rasa tanggungjawab terhadap diri pribadi dan sekitarnya, namun pada umumnya internet digunakan oleh setiap siswa untuk mencari atau mendapatkan informasi yang berhubungan dengan materi pelajaran yang ia terima disekolah, hal tersebut memungkinkan siswa menjadi lebih kreatif dan lebih aktif dalam mencari sumber informasi dan ilmu pengetahuan dibandingkan dengan siswa-siswa yang hanya duduk diam didepan meja dan mendengarkan gurunya berbicara.

Hal ini dapat menjadi sebuah motivator terhadap siswa untuk terus berkembang dan juga dapat berfungsi sebagai penghancur (generasi muda), remaja adalah makhluk yang rentan terhadap perubahan disekitarnya, dia akan mengikuti hal yang paling dominant yang berada didekatnya jadi kemungkinan terjadinya perubahan yang drastis dalam masa-masa remaja akan mendorong kearah mana remaja itu akan berjalan, kearah positif atau negative tergantung dari mana di memulai.

Remaja yang kesehariannya bergaul dengan internet akan lebih tanggap terhadap perubahan informasi disekitarnya karena ia terbiasa dan lebih mengetahui tentang informasi-informasi tersebut sehingga dia lebih daripada yang lainnya. Tetapi selain itu, remaja yang memiliki kecenderungan pada hal yang negative justru sebaliknya, dia akan nampak pasif karena hanya diperbudak oleh kemudahan dan kayaan informasi dari internet tersebut.

Maka dari itu alangkah baiknya jika kita bisa dengan bijak menggunakan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya dalam hal yang positif demi kemajuan diri dan pribadi kita, dan selaku remaja kita semua harus dapat menguasai teknologi yang sedang berlari kencang pada era ini, karena dengan demikian kita pun akan ikut berlari menyongsong masa depan.

Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih, akhirul kata, wassalamualaikum wr wb.
Selengkapnya...

Minggu, 10 Oktober 2010

intro MySql |MySql|

sekarang gw mau mulai bhas ttg sql,,, yap yg tentang datbase itu :D.
mungkin klo gw posting di blog tyap minggu gni, gw bisa belajar ngerjain sendiri tugas-tugasnya,, hhe.
Pertama-tama saat kita ingin membuat database pada mysql, harus mengaktifkan dulu software XAMPP. Untuk softwarenya cari sendiri di gugel ya, jangan manja tinggal klik-klik doang maunya :P

nih yang gambarnya kek gni , bukan yang bgni ya hhe..

Nah, kalo udah di donlot n di install jalanin deh XAMPP Control Panel, kalo udh entar muncul gambar kek gni di ceklist MySql nya terus start.


Selanjutnya masuk ke command promt, dan masuk ke directory XAMPP/MySql/bin. Setelah itu jalankan program mysql dari command promt, dengan mengetikkan mysql –u root –p dan tekan enter, Password boleh di pake boleh engga, disini gw engga pake password. nih ada gambarnya.


Lalu sekarang kita akan membuat database terlebih dahulu dengan cara mengetikkan perintah create table [nama database];. Disini saya menggunakan database dengan nama member. Jadi create database member;. Lalu untuk menggunakan database tersebut ketikkan perintah use member;
Lalu, sekarang membuat tabel. Tabel di buat dengan format perintah Create table [nama tabel](column datatype [default expr][...]);
Jika pada tabel yang saya gunakan menggunakan perintah create table data(nama varchar(10) not null, kode int(5) not null, alamat varchar(20) not null, No_Telpon varchar(10) not null);
Hasilnya setelah di bwt tabel n nampilin tabel apa aja yang ada di database yang di pake(member), kebetulan gw baru buat 1 tabel, jadi cuma ada tabel data aja.


Lalu untuk menginput ke dalam tabel, menggunakan perintah insert into[nama tabel] values(isi tabel);. Pada percobaan saya menggunakan perintah insert into data values (‘ali’,’45321’,’jakarta’,’86598745’),(...);
Untuk menampilkan bentuk tabel menggunakan perintah show column from [nama tabel];

Setelah mengisi tabel, kita dapat melihat isi tabel tersebut dengan perintah select from [nama tabel];

jika ingin melihat per kolom dari tabel menggunakan perintah select [nama kolom] from [nama tabel];

nih gambar dari hasil perintah-perintah di atas


yap sekarang ilmu gw baru ampe situ, jadi minggu dpan klo dpt ilmu baru dari praktek insyAllah gw share lg
thx udh kemari..


Selengkapnya...

Kamis, 07 Oktober 2010

Tugas OOP |Java|

  1. Sebutkan komponen - komponen dalam Java Development Kit ?
  2. Apa yang dimaksud dengan token dan identifier ?
  3. Sebutkan kegunaan dari operator , separator , keyword break dan keyword continue ?
  4. Buatlah program yang menampilkan tulisan " belajar java memang mudah jika dilakukan dengan tekun " !
  5. Buatlah contoh program dengan keyword break dan keyword continue ?
Jawab :
  1. Komponen-komponen dalam JDK adalah
  • Compiler= Java Compilator digunakan untuk melakukan kompilasi.
  • Interpreter= Java, yang berguna untuk menjalankan mengexsekusi bytecode.
  • Applet viewer = Aplikasi Java yang memungkinkan kita menjalankan applet tanpa
    menggunakan web browser.
  • Debugger = Java debuger, dapat digunakan untuk melakukan pengecekan pada java
  • java class library= Untuk membuat daftar method dan attribute public dari suatu kelas
  • Header dan stub generator(javah)= Untuk menerjemahkan bahasa yang ditulis dalam bahasa Java menjadi bahasa pemrograman C.
  • Java documentation(javadoc)= Untuk menampilkan pustaka kelas, interface, constructor, dan method standard yang telah dibuat vendor.
2. Token merupakan elemen terkecil di program yang mempunyai arti bagi kompilator. Sedangkan Identifier adalah token yang merepresentasikan nama.

3. Operator, yang melakukan komputasi terhadap satu/dua objek data. Operan yang
dioperasikan dapat berupa literal, variabel, atau nilai yang dikirim method.
Separator adalah menginformasikan ke compiler java mengenai adanya kelompok kode program.
Keyword break yaitu untuk keluar dari kendali percabangan switch, dan untuk keluar dari kendali perulangan.
Keyword continue adalah untuk lompat ke perulangan berikutnya. Baris-baris program setelah keyword continue dalam blok perulangan saat itu berarti diabaikan.

4. coding :

class belajar {
public static void main (string args[]) {
system.out.println("Belajar Java memang mudah jika dilakukan dengan tekun");
}
}

output :
Belajar Java memang mudah jika dilakukan dengan tekun

5. Keyword Break :

class learn {
public static void main(string args[] {
int i = 0;
do {
i = i + 1;
system.out.println("Belajar Java");
if(i==5) break;
}
while(i<=10);
}
}

output :
Belajar Java
Belajar Java
Belajar Java
Belajar Java
Belajar Java

Keyword Continue :

class tes {
public static void main(string args[] {
int i = 11;
do {
i-;
if(i==8) continue;
system.out.println("Jam " +i);
if(i==4) break;
}
while(i<=0);
}
}

output :

Jam 11
Jam 10
Jam 9
Jam 7
Jam 6
Jam 5
Jam 4




Wisnu Suhartanto
3KA18
12108055


Selengkapnya...

Minggu, 26 September 2010

RAGAM DAN LARAS BAHASA

Ragam Bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara (Bachman, 1990). Ragam bahasa yang oleh penuturnya dianggap sebagai ragam yang baik (mempunyai prestise tinggi), yang biasa digunakan di kalangan terdidik, di dalam karya ilmiah (karangan teknis, perundang-undangan), di dalam suasana resmi, atau di dalam surat menyurat resmi (seperti surat dinas) disebut ragam bahasa baku atau ragam bahasa resmi.

Ditinjau dari media atau sarana yang digunakan untuk menghasilkan bahasa, yaitu (1) ragam bahasa lisan, (2) ragam bahasa tulis. Bahasa yang dihasilkan melalui alat ucap (organ of speech) dengan fonem sebagai unsur dasar dinamakan ragam bahasa lisan, sedangkan bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya, dinamakan ragam bahasa tulis. Jadi dalam ragam bahasa lisan, kita berurusan dengan lafal, dalam ragam bahasa tulis, kita berurusan dengan tata cara penulisan (ejaan). Selain itu aspek tata bahasa dan kosa kata dalam kedua jenis ragam itu memiliki hubungan yang erat. Ragam bahasa tulis yang unsur dasarnya huruf, melambangkan ragam bahasa lisan. Oleh karena itu, sering timbul kesan bahwa ragam bahasa lisan dan tulis itu sama. Padahal, kedua jenis ragam bahasa itu berkembang menjdi sistem bahasa yang memiliki seperangkat kaidah yang tidak identik benar, meskipun ada pula kesamaannya. Meskipun ada keberimpitan aspek tata bahasa dan kosa kata, masing-masing memiliki seperangkat kaidah yang berbeda satu dari yang lain.

Ragam Bahasa
Di dalam bahasa Indonesia disamping dikenal kosa kata baku Indonesia dikenal pula kosa kata bahasa Indonesia ragam baku, yang alih-alih disebut sebagai kosa kata baku bahasa Indonesia baku. Kosa kata bahasa Indonesia ragam baku atau kosa kata bahasa Indonesia baku adalah kosa kata baku bahasa Indonesia, yang memiliki ciri kaidah bahasa Indonesia ragam baku, yang dijadikan tolok ukur yang ditetapkan berdasarkan kesepakatan penutur bahasa Indonesia, bukan otoritas lembaga atau instansi di dalam menggunakan bahasa Indonesia ragam baku. Jadi, kosa kata itu digunakan di dalam ragam baku bukan ragam santai atau ragam akrab. Walaupun demikian, tidak tertutup kemungkinan digunakannya kosa kata ragam baku di dalam pemakian ragam-ragam yang lain asal tidak mengganggu makna dan rasa bahasa ragam yang bersangkutan.

Suatu ragam bahasa, terutama ragam bahasa jurnalistik dan hukum, tidak tertutup kemungkinan untuk menggunakan bentuk kosakata ragam bahasa baku agar dapat menjadi anutan bagi masyarakat pengguna bahasa Indonesia. Dalam pada itu perlu yang perlu diperhatikan ialah kaidah tentang norma yang berlaku yang berkaitan dengan latar belakang pembicaraan (situasi pembicaraan), pelaku bicara, dan topik pembicaraan (Fishman ed., 1968; Spradley, 1980).
Menurut Felicia (2001 : 8), ragam bahasa dibagi berdasarkan :

1. Media pengantarnya atau sarananya, yang terdiri atas :
Ragam lisan, adalah bahasa yang diujarkan oleh pemakai bahasa. Kita dapat menemukan ragam lisan yang standar, misalnya pada saat orang berpidato atau memberi sambutan, dalam situasi perkuliahan, ceramah; dan ragam lisan yang nonstandar, misalnya dalam percakapan antarteman, di pasar, atau dalam kesempatan nonformal lainnya.Ragam tulis, adalah bahasa yang ditulis atau yang tercetak. Ragam tulis pun dapat berupa ragam tulis yang standar maupun nonstandar. Ragam tulis yang standar kita temukan dalam buku-buku pelajaran, teks, majalah, surat kabar, poster, iklan. Kita juga dapat menemukan ragam tulis nonstandar dalam majalah remaja, iklan, atau poster.2. Berdasarkan situasi dan pemakaian

Ragam bahasa baku dapat berupa : (1) ragam bahasa baku tulis dan (2) ragam bahasa baku lisan. Dalam penggunaan ragam bahasa baku tulis makna kalimat yang diungkapkannya tidak ditunjang oleh situasi pemakaian, sedangkan ragam bahasa baku lisan makna kalimat yang diungkapkannya ditunjang oleh situasi pemakaian sehingga kemungkinan besar terjadi pelesapan unsur kalimat. Oleh karena itu, dalam penggunaan ragam bahasa baku tulis diperlukan kecermatan dan ketepatan di dalam pemilihan kata, penerapan kaidah ejaan, struktur bentuk kata dan struktur kalimat, serta kelengkapan unsur-unsur bahasa di dalam struktur kalimat.

Ragam bahasa baku lisan didukung oleh situasi pemakaian sehingga kemungkinan besar terjadi pelesapan kalimat. Namun, hal itu tidak mengurangi ciri kebakuannya. Walaupun demikian, ketepatan dalam pilihan kata dan bentuk kata serta kelengkapan unsur-unsur di dalam kelengkapan unsur-unsur di dalam struktur kalimat tidak menjadi ciri kebakuan dalam ragam baku lisan karena situasi dan kondisi pembicaraan menjadi pendukung di dalam memahami makna gagasan yang disampaikan secara lisan.

Pembicaraan lisan dalam situasi formal berbeda tuntutan kaidah kebakuannya dengan pembicaraan lisan dalam situasi tidak formal atau santai. Jika ragam bahasa lisan dituliskan, ragam bahasa itu tidak dapat disebut sebagai ragam tulis, tetapi tetap disebut sebagai ragam lisan, hanya saja diwujudkan dalam bentuk tulis. Oleh karena itu, bahasa yang dilihat dari ciri-cirinya tidak menunjukkan ciri-ciri ragam tulis, walaupun direalisasikan dalam bentuk tulis, ragam bahasa serupa itu tidak dapat dikatakan sebagai ragam tulis. Kedua ragam itu masing-masing, ragam tulis dan ragam lisan memiliki ciri kebakuan yang berbeda.

Contoh perbedaan ragam bahasa lisan dan ragam bahasa tulis (berdasarkan tata bahasa dan kosa kata) :
1. Tata Bahasa (Bentuk kata, Tata Bahasa, Struktur Kalimat, Kosa Kata)
a. Ragam bahasa lisan :
Mereka tinggal di Halim.b. Ragam bahasa Tulis :
Mereka bertempat tinggal di Halim.2. Kosa kata
a. Ragam Lisan
Dia bilang Rini tidak masuk hari ini.b. Ragam Tulis
Dia mengatakan bahwa Rini tidak masuk hari.
Istilah lain yang digunakan selain ragam bahasa baku adalah ragam bahasa standar, semi standar dan nonstandar.
a. ragam standar,
b. ragam nonstandar,
c. ragam semi standar.

Bahasa ragam standar memiliki sifat kemantapan berupa kaidah dan aturan tetap. Akan tetapi, kemantapan itu tidak bersifat kaku. Ragam standar tetap luwes sehingga memungkinkan perubahan di bidang kosakata, peristilahan, serta mengizinkan perkembangan berbagai jenis laras yang diperlukan dalam kehidupan modern
Pembedaan antara ragam standar, nonstandar, dan semi standar dilakukan berdasarkan :
a. topik yang sedang dibahas,
b. hubungan antarpembicara,
c. medium yang digunakan,
d. lingkungan, atau
e. situasi saat pembicaraan terjadi

Ciri yang membedakan antara ragam standar, semi standar dan nonstandar :
Penggunaan kata sapaan dan kata ganti,Penggunaan kata tertentu,Penggunaan imbuhan,Penggunaan kata sambung (konjungsi), danPenggunaan fungsi yang lengkap.

Laras Bahasa

Pada saat digunakan sebagai alat komunikasi, bahasa masuk dalam berbagai laras sesuai dengan fungsi pemakaiannya. Jadi, laras bahasa adalah kesesuaian antara bahasa dan pemakaiannya.

Laras bahasa dapat digolongkan kepada dua golongan besar, iaitu laras biasa dan laras khusus.

  • Laras biasa ialah laras khusus yang digunakan untuk masyarakat umum seeprti bidang hiburan, pengetahuan, peneranagn, dan maklumat.
  • Laras khusus merujuk kepada kegunaan untuk khalayak khusus seperti ahli-ahli atau peminat dalam bidang tertentu dan pelajar-pelajar (rencana, laporan, buku).
Pembeda utama yang membedakan antara laras biasa dengan laras khsus ialah: kosa kata, tatabahasa, dan gaya.

1. Laras Bahasa Biasa, Laras biasa ialah laras khusus yang digunakan untuk masyarakat umum seeprti bidang hiburan, pengetahuan, peneranagn, dan maklumat. Kalimatnya sederhana, ringkas, dan padat. Contoh : Dilarang menginjak rumput.

2. Laras Bahasa Khusus
  • Laras Bahasa Perniagaan
Tujuannya unutk mempengaruhi atau membentuk tanggapan tertentu , atau mengubah sikap dan melakukan tindakan. Digunakan dalam iklan, tender, laporan dan sebagainya , didukung pula oleh gambar, lukisan, grafik, ilustrasi dan sebagainya.
  • Laras Akademik
Meliputi berbagai bidang seperti sains, teknologi, komunikasi, matematik dan sebagainya yang terletak dalam ruang lingkup pendidikan.Dalam penulisan ilmiah, misalnya penulisan thesis, penulis perlu mengikut format tertentu seperti perlu ada catatan bibiliografi (rujukan), nota kaki di bawah muka surat atau nota hujungan di penghujung setiap bab.Menggunaka istilah-istilah yang khusus kepada bidang, dan biasanya perlu dihafal. Contohnya ialah fotosintesis, pecutan, mengawan, pendebungaan dan sebagainya.
  • Laras Bahasa Media
Berita sebagai wacana memiliki struktur teks yang tersendiri, lain dari struktur teks fiksi, dan lain pula dari struktur teks esai dan karya ilmiah. Wartawan atau penulis koran menggunakan bahasa untuk menjelaskan sesuatu menurut cara yang paling mudah diterima sesuai dengan selera sejumlah pembaca koran.

Tiga fitur penting yang harus ada dalam berita koran yang baik, pertama, bahasa yang digunakan mudah. kedua, gaya tulisan yang jelas dan ketuiga, isi tulisan harus akurat. Karena koran diterbitkan untuk masyarakat, maka bahasa koran haruslah sesuai dengan bahasa penggunaan orang-orang. Kalimat yang panjang, berisi beberapa klausa, menggunakan kutipan, metafora, kiasan, istilah teknik, dan sebagainya haruslah dihindari.
  • Laras Bahasa Satra
Memperlihatkan gaya bahasa yang menarik dan kreatif. Bahasanya dapat dalam bentuk naratif, deskriptif, preskriptif, dramatis dan puitis.

Beberapa ciri bahasa sastra:

*Kreatif dan imajinatif: mengandung arti
*Mementingkan penyusunan, pengulangan, pemilihan kata
*Puitis dan hidup: monolog, dialog, dan sebagainya.
*Menggunakan bahas tersirat: perlambangan, kiasan, perbandingan, peribahasa, metafora, simile, , ilusi, ambpersonifikasiiguitas dan sebagainya.
*Ada penyimpangan tata bahasa atau manipulasi bahasa.
  • Laras Bahasa Agama
Berisi istilah agama dari bahasa Arab. Struktur ayatnya banyak dipengaruhi struktur bahasa Arab. Disisipkan dengan kutipan dari al-Quran dan hadis.

Selengkapnya...